Evaluasi Pemaparan Kurikulum Memacu Greget Sekolah Dasar Untuk Memberikan Pelayanan Pendidikan Terbaik

Yogyakarta - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta mencoba untuk terus melakukan evaluasi dan pengembangan kurikulum yang bertujuan untuk mengungkapkan serangkaian proses pelaksanaan kurikulum secara keseluruhan di setiap sekolah yang ditinjau dari berbagai aspek. Kegiatan yang dilakukan berupa Evaluasi Pemaparan Kurikulum bagi 89 sekolah negeri maupun 76 sekolah swasta di wilayah Kota Yogyakarta. Seluruh kepala sekolah/ perwakilan tim kurikulum sekolah dijadwalkan dan dibagi dalam beberapa sesi telah dengan semangat membara menyampaikan presentasinya. Pada pekan pertama bulan ini sebanyak 80 kepala sekolah dan pada pekan kedua sebanyak 85 kepala sekolah telah memaparkan masing-masing program kurikulum. Secara langsung delapan orang pengawas SD turut serta mencermati dan memberikan arahan serta bimbingan kepada setiap kepala sekolah yang hadir.

Berdasarkan hasil pemaparan kurikulum yang dilakukan oleh kepala sekolah/ tim pengembang kurikulum, menurut Santo Mugi Prayitno, “ada beberapa evaluasi yang perlu dilakukan oleh sekolah terkait penerapan pembelajaran dengan paradigm baru”. Pertama, kurikulum seharusnya mempertimbangkan tahap perkembangan dan tingkat pencapaian hasil peserta didik yang sesuai dengan kebutuhan belajar, serta mencerminkan karakteristik dan perkembangan yang beragam sehingga pembelajaran menjadi bermakna dan menyenangkan. Prinsip kedua, pembelajaran sebaiknya dirancang dan dilaksanakan dalam rangka membangun kapasitas siswa untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat. Ketiga, proses pembelajaran yang dilakukan mendukung perkembangan kompetensi dan karakter peserta didik secara holistik. Keempat, pembelajaran yang relevan, yang dirancang sesuai konteks, lingkungan, dan budaya peserta didik, serta melibatkan orangtua dan masyarakat sebagai mitra. Dan yang kelima, pembelajaran berorientasi pada masa depan yang berkelanjutan,

Dengan demikian indikator utama dalam kegiatan evaluasi pemaparan pelaksanaan kurikulum terletak pada evektivitas, efisiensi, relevansi, dan kelayakan program yang dikembangkan oleh setiap sekolah. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan acuan sekaligus gambaran program kegiatan yang tepat untuk peserta didik selanjutnya dan bagaimana seharusnya seluruh komponen sekolah memberikan pelayanan terbaik dalam bidang pendidikan bagi masyarakat. (NFA)