ULD Gelar Pendidikan dan Pelatihan Dasar Guru Inklusi 2025

Yogyakarta – UPT Layanan Disabilitas (ULD) Bidang Pendidikan dan Resource Center Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta menggelar kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Guru Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusi (SPPI) 2025. Diklatsar yang diikuti sebanyak 30 peserta ini bertujuan untuk meningkatan kompetensi guru di sekolah.

“Tujuannya adalah sebagai bekal untuk para guru agar dapat mendidik siswa berkebutuhan khusus,” ucap Kepala UPT ULD Drs. Aris Widodo, M.Pd., Jumat, 24 Januari 2024.

Diklatsar Guru SPPI 2025 merupakan agenda rutin UPT ULD setiap tahun untuk memberi bekal guru di lapangan. Kegiatan ini dilaksanakan pada 20-24 Januari, bertempat di Ruang Laboratorium Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Adapun, pengisi materi pada kegiatan ini merupakan para dosen Jurusan Pendidikan Luar Biasa (PLB) UNY.

Aris mengatakan ada beberapa materi yang disampaikan para narasumber dalam Diklatsar Guru SPPI 2025 ini. Salah satunya adalah materi tentang profil belajar siswa.

“Guru ini dilatih untuk menyusun profil belajar siswa. Termasuk juga salah satunya yang paling dasar yakni melakukan identifikasi siswa di kelas,” tutur Aris.

Sejak tahun 2024, pembuatan profil belajar siswa disesuaikan dengan format yang telah ditentukan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi atau sekarang dikenal dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Pembuatan profil belajar juga dilakukan secara langsung lewat aplikasi dari Kementerian.

“Guru dilatih bagaimana melakukan identifikasi, mengumpulkan data, membaca rekomendasi dari aplikasi Kemendikbudristek. Ini agar guru dapat melakukan asesmen akademis mandiri dengan bantuan aplikasi tadi,” ucap Aris.

Menurut Aris, pemberian materi pada Diklatsar Guru SPPI 2025 ini sejalan dengan keinginan UPT ULD agar tiap sekolah memiliki program untuk ABK. Saat ini, syarat sebuah sekolah dapat disebut sebagai SPPI adalah satuan pendidikan tersebut memiliki program untuk ABK.

Syafiul Hadi